Komikus Yu-Gi-Oh, Kazuki Takahashi Ditemukan Meninggal di Laut Sendiri

Melansir laman outlet berita Jepang NHK pada 7 Juli 2022, Kazuki Takahashi telah ditemukan tewas di Okinawa, Jepang. Jasad pencipta waralaba permainan kartu populer, Yu-Gi-Oh! ini mengambang sekitar 300 mtr. berasal dari terlepas pantai kota Nago.

Jasadnya ditemukan oleh seorang penjaga pantai dalam kondisi utuh dengan masih mengenakan perlengkapan snorkeling. Kabarnya, sebuah lisensi ditemukan sementara mobil yang disewa oleh Kazuki ditinggalkan tanpa pengawasan di jalan pertanian dekat pantai di desa Onna, sekitar 12 kilometer berasal dari wilayah di mana jasadnya ditemukan.

Pihak berwenang menyebutkan tersedia luka di perut dan anggota bawah tubuh yang tampaknya disebabkan gigitan hiu atau makhluk laut lain.

Karya Takahashi tak hanya terkenal di Jepang, tapi terhitung di negara-negara lain, di mana manga buatannya diadaptasi terhitung ke serial televisi, film dan terhitung permainan kartu, dikutip berasal dari Japan Times.

“Yu-Gi-Oh!” bermakna “King of Games” mulai diterbitkan sebagai serial komik pada 1994 dan berakhir pada 2004. Komik ini berkisah perihal seorang anak laki-laki yang merampungkan beragam konflik manfaatkan permainan. Yu-Gi-Oh! awalnya diterbitkan di Weekly Shonen Jump sampai Maret 2004.

Baca juga: situs poker online

Lalu Yu-Gi-Oh! berkembang jadi permainan kartu dan anime. Yu-Gi-Oh! mengisahkan perjalanan bocah laki-laki bernama Yugi Mutou yang berhasil memecahkan Millenium Puzzle kuno. Dia sesudah itu menghidupkan alter-ego atau roh judi di dalam dirinya.

Alter Ego ini membantunya merampungkan problem di beragam game. Kisah Yu-Gi-Oh! sesudah itu terkenal dan mengenalkan permainan karu dan sejumlah vidio game. Yu-Gi-Oh! terhitung tidak benar satu manga pertama yang diadaptasi jadi anime oleh Slot Gacor Toei Animation pada Oktober 1998. Hingga kini, Yu-Gi-Oh! pun jadi tidak benar satu waralaba sarana terlaris sepanjang masa.

Takahashi mengawali karier manga-nya pada 1982. Selama 14 tahun ke depan, dia berjuang menemukan keberhasilan dengan karya seperti Fighting Hawk dan Tennenshoku Danji Buray. Pada 1996, dia merilis Yu-Gi-Oh—sebuah serial perihal orang yang bertarung dengan kartu ajaib. Sisanya pun jadi sejarah.

Selain memicu manga, Takahashi terhitung mendesain outline papan permainan kartu yang ditampilkan di serial itu. Permainan kartu itu aslinya bernama Magic & Wizards, tapi sesudah itu diubah jadi Duel Monsters. Konami merilis game itu sebagai permainantrading carddi Jepang pada 1999 dan meledak. Permainan slot terbaru ini masih terkenal di dunia sampai hari ini.

Nama Kazuki Takahashi merupakan sosok mangaka Jepang yang terkenal sebab manga Yu-Gi-Oh!. Dia mulai menerbitkan Yu-Gi-Oh! di majalah mingguan Shonen Jump mulai 1996 sampai 2004.

Kazuki Takahashi terhitung menggarap spin-off lainnya di antaranya adalah u-Gi-Oh! R, Yu-Gi-Oh! Capsule Monsters, Yu-Gi-Oh! GX, Yu-Gi-Oh! 5D’s, Yu-Gi-Oh! ZEXAL, Yu-Gi-Oh! ARC-V, dan Yu-Gi-Oh! VRAINS.

Author: ghastly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.